Posted by admin on February - 11 - 2012
Bagaimana rasanya bila sepatu rancangan anda dipakai oleh selebritis dunia seperti JULIA ROBERTS, UMA THURMAN, ROBYN MOORE, TARA REID, KATE MOSS, ELLE McPHERSON atau supermodel GISELLE BUNDCHEN? Sebagai selebritis papan atas dengan penghasilan jutaan Dollar, tentu saja mereka tidak sembarangan dalam memilih alas kaki dan salah satu yang membuat mereka jatuh hati adalah sepatu dengan brand NILOU atau yang sekarang telah di-rebranding sesuai dengan nama perancangnya, her name is NILUH DJELANTIK.
Berawal dari masa kecil yang kurang menyenangkan, Niluh Djelantik selalu ingat bahwa ibunya selalu membelikan sepatu dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran kakinya, hal itu dimaksudkan agar ia dapat menggunakan sepatu tersebut untuk jangka waktu yang lebih lama seiring dengan ukuran kakinya yang bertambah besar. Hal inilah yang merupakan cikal bakal kecintaannya terhadap alas kaki
Her name is… Niluh Djelantik
.
Baca selengkapnya...
Posted by admin on August - 29 - 2011
Mungkin anda akan berpikir, mengapa pemilik Moena Fresh selalu Waspada? Apa akan ada resesi yang melanda atau persaingan di tingkat retail buah – buahan sudah demikian hebatnya sehingga pemiliknya harus selalu Waspada? Tentu saja bukan, maksud dari judul yang saya buat di atas adalah pemilik Toko Buah Moena Fresh adalah bapak Ir Made Donny Waspada.
Sejarah berdirinya Moena Fresh cukup panjang, dimulai sejak Made Donny mengenyam bangku kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB). Kegagalan merupakan salah satu cambuk untuk meraih kesuksesan, hal ini pula yang mendorong Donny untuk menyelamatkan diri dari DO (drop Out) karena nilai kuliahnya yang kurang bagus dan tidak lulus semester 1 dan 2.
Pemilik Moena Fresh selalu Waspada…
.
Baca selengkapnya...
Posted by admin on August - 24 - 2011
Berawal dari modal $ 20.000 yang diberikan oleh Mr Gerhard Seeger untuk hadiah pernikahannya, maka Joseph Theodorus Wulianadi mendirikan sebuah Brand yang kemudian ia beri nama JOGER (JOseph + GERhard) untuk mengenang kebaikan Mr Gerhard teman sekolahnya ketika di Jerman.
Sukses dari Brand Joger bukanlah instan seperti yang kebanyakan orang bayangkan, Joger dirintis sejak tahun 1980 (31 TAHUN YANG LALU) didirikan pertama kali di jalan Sulawesi 37 Denpasar di depan pasar Badung. Bisnis souvenir sudah merupakan misi dari joger sejak awal hal ini dapat dilihat dari nama toko pertamanya yaitu “Art and Batik Shop Joger”. Usaha yang dirintis oleh Joseph berjalan cukup baik, akan tetapi ia menutup usahanya tersebut kerena memiliki mimpi yang lebih besar, yaitu dengan mendirikan PABRIK KATA-KATA JOGER yang terletak di jalan Kuta Raya, Kuta.
Gurihnya bisnis souvenir ala Joger Jelek Bali Bagus
.
Baca selengkapnya...
Posted by admin on August - 1 - 2011
Indonesia merupakan penguna Facebook terbesar ke-2 di dunia, hal ini merupakan PELUANG BESAR yang belum dapat dimaksimalkan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Akan tetapi lain halnya dengan Blasisus Haryadi atau lebih dikenal dengan nama pak Hari, Tukang Becak dari Yogyakarta, beliau sangat jeli melihat celah ini. Berawal dari perkenalan dengan salah seorang turis asing yang meminta beliau untuk membuat sebuah akun email agar dapat saling berhubungan, ketertarikannya pada dunia maya pun semakin besar. Pak hari sendiri memiliki beberapa akun di sosial media seperti Facebook, Twitter, Flixter, atau Tagged. Akun Facebooknya sendiri sudah memiliki 900 orang “friends” dan terus bertambah setelah Pak Hari muncul di tayangan Bukan Empat Mata yang dipandu oleh
Tukang Becak saja sudah melek internet marketing, anda…?
.
Baca selengkapnya...
Posted by admin on April - 9 - 2011
oleh : Joko Sugiarsono
Berbisnis di Bali tak boleh sekadar mengejar untung sebesar-besarnya, apalagi cuma mau menang sendiri. Ada harmoni yang harus dijaga.
Nama Bali belakangan makin ngetop saja di dunia. Penyebabnya adalah dua wanita asal Amerika Serikat: Elizabeth Gilbert dan Julia Robert. Yang pertama adalah penulis asal New Jersey, yang pada 2006 meluncurkan buku memoar mengenai pencarian dirinya di tiga negara — Italia, India dan Indonesia (Bali). Buku berjudul Eat, Pray, Love ini kemudian menjadi fenomena industri perbukuan dunia karena berhasil terjual lebih dari 7 juta kopi di seluruh dunia. Yang kedua adalah si “Pretty Woman” Hollywood yang baru saja memerankan tokoh utama (sebagai Elizabeth atau Liz) dalam film berjudul sama. Masa pengambilan gambarnya di Bali baru-baru ini diliput banyak media.
Belajar dari Kearifan Pengusaha Sukses Bali
.
Baca selengkapnya...